Ribuan Santri Padati Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Bersama Santri Damailah Negeri

Print More
20181022 100213 - Ribuan Santri Padati Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Bersama Santri Damailah Negeri

Menko Polhukam Wiranto dan Ketua PB NU Said Aqil /photo by andik st.

Tasikmalaya, Pitalokafm.com -- Ribuan Santri Sejawa Barat , berkumpul dalam Apel Hari Santri Nasional 2018,  Di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya , sebagai Inspektur Apel Mentri Koordinator Bidang Politik Hukum Dan Keamanan ( Meko Polhukam) Wiranto, dan sebagai Komandan Apel Gus Muchammad Nabil Haroen , Pengurus Pagar Nusa Jawa Barat , Senin (22/10/2018).

Wiranto dalam sambutannya mengatakan Hari Santri Nasional, di tetapkan oleh Pemerintah Joko Widodo, Pada Tgl 22 Oktober 2015 Lalu , penetapan ini dimaksud agar semua elemen masyarakat , khususnya para santri, dapat meneladani jihad cinta tanah air,  rela berkorban untuk bangsa dan Negara.

Tambah Wiranto, menurut Presiden, Kemerdekaan Indonesia tak lepas dari semangat jihad kebangsaan atau semangat jihad untuk kemerdekaan yang hidup di dada setiap elemen bangsa, dan sejarah mencatatba, hwa para santri telah mewakafkan hidupnya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan NKRI.

20181022 100516 1170x658 - Ribuan Santri Padati Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Bersama Santri Damailah Negeri

Ribuan Santri Sejawa Barat pawai keliling Kota Tasikmalaya // photo by andik st.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Ma'ruf,  dalam pidatonya peringatan Hari Santri Nasional ini merupakan momentum penguatan paham kebangsaan. Hari santri sebagai spirit nasionalisme, Hubbul Wathan Minal Iman ini harus di galakan.

 “ santri sejak dulu berperan di berbagai perjuangan bangsa, mulai merebut kemerdekaan, dari pembrontak DI/TII dan peristiwa 1965, tak hanya itu di tahun 1983 -1984 santri melopori penerimaan pancasila sebagai asas tunggal hingga era reformasi 1998,  santri harus siap mengemban amanat, ada dua amanat,  satu amanat Agama, Ali Shunah Wal Jamaah /  dua amanat Watoniah aman Negara Republik Indonesia” tegas Said Aqil Siradj.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Hari Santri Tahun ini di beri tema Bersama Santri Damailah Negeri,  dengan itu kami berharap santri santri Jawa Barat, bisa membawa Islam yang damai,  Islam yang ramah, islam yang dapat membawa perdamaian seluruh pelosok Negara Republik Indonesia.

“sejara mencatat perjuangan melawan penjajah,  merebut kemerdekaan,  menjaga kedaulatan  Republik ini tidak lepas dari peran ulma dan santri”. Ungkap Kang Emil.

Dengan  visi misi Jabar Juara Lahir Batin, yang sedang disiapkan, Gubernur  berharap masyarakat Jawa Barat harus menjadi juara kompetitif produktif, harus seimbang,  pembangunan dunia wi dan pembangunan spritualitas, dalam dekat ini pemprov Jabar siapkan 10 program yang siapkan untuk kemakmuran umat pesantren dan santri. Pungkasnya. ( andik st)

Leave a Reply