Ketua Dewan Komisioner OJK resmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung

Print More
ketua ojk  - Ketua Dewan Komisioner OJK resmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmikan BWMNW cijantung ciamis

Cijantung, Radiopitalokafm.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya untuk masyarakat kecil. Selain itu, regulator lembaga keuangan ini juga akan memperluas akses keuangan masyarakat di tingkat mikro.

Salah satu upaya OJK adalah dengan mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dengan nama Bank Wakaf Mikro. Inisiasi tersebut dilaksanakan oleh OJK bersama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS).

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan Bank Wakaf Mikro ini dimaksudkan untuk memperluas akses keuangan masyarakat di tingkat mikro. “Bank Wakaf Mikro ini akan berfokus pada pembiayaan mikro masyarakat kecil,” ujar Wimboh saat ditemui di acara meresmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung di Pondok Pesantren Al-quran Cijantung dan Darussalam Ciamis, Sabtu (29/12/18)

Wimboh Santoso menjelaskan lebih lanjut, Bank Wakaf Mikro adalah lembaga keuangan mikro syariah yang fokus pada pembiayaan masyarakat kecil. Dana yang digunakan adalah murni dana donasi. Nantinya OJK akan bekerja sama dengan pesantren atau sekolah Islam untuk mendirikan Bank Wakaf Mikro guna menyalurkan pembiayaan di lingkungan pesantren.

WhatsApp Image 2018 12 30 at 17.21.46 336x189 - Ketua Dewan Komisioner OJK resmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner OJK kunjungi stand Nasabah BWMNW Cijantung Ciamis

OJK akan menerapkan sistem jemput bola dan menawarkan kepada pesantren yang ada di seluruh Indonesia yang berkompeten untuk menjadi Bank Wakaf Mikro. Selain itu OJK juga akan menerima apabila ada pesantren yang berinisiatif untuk ikut serta. Tentunya akan dilihat potensi masyarakat sekitar apakah memerlukan pembiayaan di segmen mikro serta akan menyasar kepada masyarakat kecil yang produktif.

Tambah Wimboh, untuk Skema pembiayaan yang dilakukan cukup sederhana. Tidak ada syarat khusus ataupun agunan untuk mendapatkan pembiayaan. Masyarakat hanya akan didampingi dan dilakukan pembinaan sebelum menerima dana. Kemudahan menjadi salah satu karakteristik Bank Wakaf Mikro.

“Pembiayaan saat ini maksimal hanya memberikan sebesar Rp 1 juta per orang. Nantinya maksimal akan Rp 5 juta per orang. Akan dilakukan bertahap dan secara pendampingan. Tentunya dengan sangat selektif dalam pemberiannya,” jelasnya.

wagub UU 336x310 - Ketua Dewan Komisioner OJK resmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap bank wakaf mikro akan mampu menjembatani antara masyarakat pengusaha mikro dengan para pemodal yang ada di wilayah Ciamis.

"Sehingga visi Jabar juara lahir batin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terbantu dengan lahirnya lembaga keuangan bank wakaf ini," tambah UU

Bank wakaf mikro adalah lembaga keuangan berlabel syariah. Wagub menuturkan, di dunia ada 3 sistem perekonomian yaitu liberal, sosialis dan syariah. Pertengahan antara liberal yang selalu bebas dan pertengahan antara sosialis yang selalu diatur oleh negara adalah ekonomi syariah.

"Tdak terlalu liberal karena diatur oleh agama dan tidak terlalu dikekang karena memang ada kebebasannya, itulah ekonomi syariah," tuturnya.

Pemprov Jabar sangat mendukung berdirinya bank wakaf mikro karena sejalan dengan salah satu program Gubernur Jabar yaitu mewujudkan pesantren juara. Uu mengatakan, bila pesantren menghasilkan alumni yang menjadi ulama lagi itu hal biasa.

"Tetapi alumni menjadi ulama sekaligus pengusaha itu luar biasa. Mudah-mudah terakserasi juga dengan adanya bank wakaf mikro ini," ujar Uu.

manager BWM 336x203 - Ketua Dewan Komisioner OJK resmikan Bank Wakaf Mikro Nahdlatul Wathon Cijantung

Manager BWM Nahdlatul Wathon Cijantung Dandeu

Sementara Manager BWM Nahdlatul Wathon Cijantung Dandeu mengatakan selama satu tahun berjalan nasabah sudah mencapai 260 orang, yang 40 orang masih dalam tahapan PWK, UK, pencairan, dan untuk menjadi anggota / nasabah dari BWM Nahdlatul Wathon Cijantung saat dipermuda,  pasalnya tidak ada persyaratan yang penting komitmen, ke istikomahan, bersama sama hadir dala halmi ( halakho mingguan ) keiskhomahan  dalam mengansur.

“ Nasabah kami kebanyakan pengrajin rumahan, seperti pedagang cilok pedagang keliling, pengrajin rumahan dan lainnya,” jelasnya

Dandeu berharap, dengan BWM Nahdlatul Wathon Cijantung ini masyarakat kabupaten Ciamis dapat meningkatkan perekonomiannya, dengan menjadi Nasabah BWMNW Cijantung, pasalnya dengan Skema bagi hasil yang lebih rendah dari yang lain, kami hanya 3 %, Contoh untuk Pinjam 1 juta itu hanya dikenakan 30 ribu, dan hasil itu tidak semata keuntungan dari BWN, namun sebagai cadangan apabila Nasabah tersebut meninggal dunia dan sakit dan lainnya. (Andik ST).

Leave a Reply