WAGUB JABAR SIDAK, TEMUKAN BANYAK GALIAN C TAK BERIZIN DI KOTA TASIKMALAYA

Print More
SIDAK GALIAN C - WAGUB JABAR SIDAK, TEMUKAN BANYAK GALIAN C TAK BERIZIN DI KOTA TASIKMALAYA

WAGUB JABAR SIDAK GALIAN C TAK BERIZIN

Tasikmalaya, Radiopitalokafm.com -- Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, infestigasi Mendadak (sidak), terhadap galian pasir tanpa izin di wilayah Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019).

Sidak Wakil Gubernur didampingi Kepala Cabang ESDM Wilayah 6 Tasikmalaya tersebut mengkagetkan pegawai tambang pasir yang tak berizin tersebut, bahkan ada beberapa pegawai yang melarikan diri ketakutan. Tambang pasir yang tak berizin tersebut berlokasi dijalan Mangin (Mangkubumi - Indihiang).

Uu GALIAN C 02 1 336x189 - WAGUB JABAR SIDAK, TEMUKAN BANYAK GALIAN C TAK BERIZIN DI KOTA TASIKMALAYA

Wagub UU Ruzhanul Ulum saat Sidak

"Pak dimana pemiliknya Tambang ini, beginilah kalau sidak, pemiliknya susah di temui, dimana pemiliknya galian ini ada ga" tanya pak Uu kepada pegawai tambang galian pasir yang tak berizin.

Maraknya galian c ilegal di Kota Tasikmalaya, masuk di Jabar Quik. Dirinya pun diperintahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk terjun langsung ke lapangan. sebagai kroscek langsung ke lokasi terkait .

"kita memang menemukan di dua kecamatan ini banyak galian c ilegal. Ini sebagai bahan kami untuk segera menindaklanjutinya bersama unsur penegak hukum. Hasilnya nanti akan diambil tindakan apa akan dilakukan secepatnya," ungkapnya

H HERMAWAN pemilik Tambang 336x189 - WAGUB JABAR SIDAK, TEMUKAN BANYAK GALIAN C TAK BERIZIN DI KOTA TASIKMALAYA

H Hermawan Pemilik Tambang Pasir di Jalan Mangin

Tak lama sidak, pemilik lokasi galian tak berizin tersebutmuncuk .Wakil Gubernur pun langsung menanyakan kelengkapan surat izin galian pasir tersebut. Dan di akui oleh pemilik,bahwa perusahaannya belum mendapatkan izin untuk galian pasir tersebut. mengakunya di hadapan wakil gubernur izinnya telah habis dan kesulitan mengurus izin.

"Saya tadi tanya izinnya mana? Mereka kan tak bisa nunjukkan. Kondisi ini akan kami bahas di Provinsi Jawa Barat bersama lembaga terkait lainnya. Ini harus ada tindakan cepat, karena menyangkut kerusakan lingkungan dan hajat hidup orang banyak," pungkasnya.

Sementara itu, pemilik galian C yang tak bisa menunjukkan izin, Haji Hermawan , mengakui kalau pihaknya selama ini menjalankan usaha galian pasir yang memiliki izin galian dari Kota Tasikmalaya sampai tahun 2013.

Namun, saat ada peralihan izin dari Kota Tasikmalaya ke Provinsi Jawa Barat, pihaknya merasa kesulitan untuk mengurus perpanjangan izin tersebut.

"Sekarang setelah dialihkan ke provinsi aturannya jadi ribet dan mahal. Kita tadi sudah sampaikan juga ke pa wakil gubernur langsung keluhan kami," ujar Hermawan yang juga sekaligus ketua Asosiasi tambang pasir di Kota Tasikmalaya, yang anggotanya berjumlah 80 penambang pasir.

Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral ESDM Provinsi Jawa Barat. muji hartono 336x189 - WAGUB JABAR SIDAK, TEMUKAN BANYAK GALIAN C TAK BERIZIN DI KOTA TASIKMALAYA

Muji Hartono Kepala Cab. ESDM Wil 6 Tasikmalaya

Sementara itu, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat bersikukuh yang telah mendapatkan izin galian C di Kota Tasikmalaya hanya dua perusahaan. Sisanya puluhan titik galian pasir yang selama ini beroperasi di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, tak memiliki izin alias ilegal.

"Yang sudah memiliki izin galian pasir di Kota Tasikmalaya itu hanya dua perusahaan. Yakni PT Trimukti milik Haji Aa, dan PT Sukses Jaya Mandiri Perkasa milik Hendra Wijaya alias Akiong. Sisanya yang sekarang beroperasi ada sampai puluhan lebih itu ilegal," Jelas Muji Hartono Kepala Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, saat mendampingi langsung Wakil Gubernur Jabar di lokasi galian C Ilegal.

Walikota Budi Budiman

Walikota Budi Budiman

Sementara, Walikota Budi Budiman saat di temui Reporter Radio Pitaloka di tempat terpisah mengatakan untuk terkait perizinan Tambang Pasir ( Galian C) itu sekarang wewenang Provinsi Jawa Barat, pemerintah kota hanya merekomendasikan saja, artinya setelah perusahaan mendapatkan rekomendasi penambangan, segeralah untuk menlanjutkan perizinannya ke tingkat Provinsi.

"Saya menghimbau para pengusaha penambangan pasir di Kota Tasikmalaya, yang belum memiliki izin, untuk segera mengurus izin tersebut, pasalnya dengan mengantongi izin tersebut ini akan memberikat keyamanan dalam usaha dan juga menyangkut kerusakan lingkungan dan hajat hidup orang banyak dapat teratasi," himbaunya

Budi menambahkan untuk yang belum mengantongi izin kami harap untuk sabar dulu, jamgan beraktifitas. ( Andik ST).

Leave a Reply