Wawasan kebangsaan sebagai konsep warga negara indonesia yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945

Print More
1306 b - Wawasan kebangsaan sebagai konsep warga negara indonesia yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945

Koramil 1306 / Panjalu lakukan sosialisasi Wasbang terhadap sisiwa siswi SMPN Sukamantri/22/7/2019.

Sukamantri Ciamis, Radiopitalokafm.com -- Danramil 1306/Panjalu kapten Inf. Cecep Cahya memberikan materi  penitngnya wawasan kebangsaan dan bela negara  kepada siswa siswi Sekolah Mengeh Pertama ( SMP ) Negeri 1 Sukamantri di Ruang Aula Sekolah, Senin, 22/07/2019.

Dalam materinya, Danramil mengatakan, secara etimologis, wawasan kebangsaan berasal dari kata Wawas (bahasa sansekerta) yang memiliki makna tinjauan, pandangan dan penglihatan indrawi.

“Sedangkan kata Kebangsaan” berasal dari kata ” bangsa” yang berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri,”ujar Danramil.

Dengan demikian, menurut Danramil, wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsep cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungan nya di didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hakekatnya, wawasan kebangsaan adalah keutuhan secara nasional, yang juga dapat diartikan sebagai cara pandang yang utuh atau menyeluruh dalam lingkup bangsa indonesia dan demi kepentingan nasional,”kata Danramil.

WASBANG 1306 - Wawasan kebangsaan sebagai konsep warga negara indonesia yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945

kegiatan Wasbang

Artinya, lanjut Danramil, setiap warga negara Indonesia harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalan lingkup NKRI dan demi kepentingan nasional, bangsa dan negara Indonesia.

“Dengan kita mengenali diri dan lingkungan maka sudah barang tentu lahir dalam diri kita akan rasa bela negara,”jelas Danramil.

Disampaikan Danramil,  bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD1945 dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Pancasila merupakan dasar negara indonesia dan pancasila masih pemersatu bangsa indonesia, dan gangguan dan ancaman negara kita yaitu Narkoba, untuk itu bapak dan ibu-ibu harus menjaga dan mengingatkan anak-anak kita akan bahaya Narkoba,”pinta Danramil.

Sebagai orang yang beragama dan cinta tanah air, Danramil mengingatkan agar selalu berdisiplin dalam berbagai hal, ini berujuan untuk membentuk karakter generasi penerus, untuk membangun negara Republik Indonesia.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Babinsa  Koramil 1306/Panjalu Pelda Talam , Kepala Sekolah Yang diwakili Wakasek Kesiswaan  dan Para Guru di SMPN 1 Sukamantri.  ( ast ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *