PANGANDARAN. 30 RIBU LEBIH PENDUDUK TERDAMPAK TSUNAMI DI 6 KECAMATAN

Print More
penyerahan petaka Ekspedisi Destana Tsunami - PANGANDARAN. 30 RIBU LEBIH PENDUDUK TERDAMPAK TSUNAMI DI 6 KECAMATAN

Petaka dan Tim Ekspedisi Destana Tsunami tiba di Kabupaten Pangandaran sekira pukul 09.45 WIB

Kalipucang. Radiopitalokafm.com – Kabupaten Panganaran mempunyai  6 Kecamatan dan 23 desa Rawan Tsunami, dan ini akan berdampak lebih dari 30 ribu penduduk di pinggir pantai tersebut, ini menjadi skala prioritas Pangandaran untuk tanggap Bencana.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) kabupaten Pangandaran Nana Ruhena, usai menerima Tim Ekspedisi Destana Tsunami di Lapangan Desa Kalipucang pada Jum'at  (2/8/2019).

NANA RUHENA KEPALA BPBD KABUPATEN PANGANDARAN - PANGANDARAN. 30 RIBU LEBIH PENDUDUK TERDAMPAK TSUNAMI DI 6 KECAMATAN

Kepala BPBD Kab. Pangandaran Nana Ruhena

Tim Pembawa Petaka Ekspedisi Destana Tsunami tiba di Kabupaten Pangandaran sekira pukul 09.45 WIB secara simbolis Bendera Pataka diserahkan dari kepala pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah kepada kepala pelaksana Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat.

“dengan Pangandaran di singgahi Tim Ekspedisi Destana Tsunami, ini sebagai motivasi dan mempersiapkan masyarakat supaya lebih tahu bahwa daerahnya berpotensi terkena Tsunami”.jelasnya

Sementara Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB pusat Lili Kurniawan  mengatakan Kabupaten Pangandaran ini menjadi kabupaten yang ke-15 yang disambangi oleh para tim ekspedisi, yang direncanakan ekspedisi destana tsunami kali ini akan menyambangi 24 kabupaten kota di sepanjang pantai selatan jawa.

Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB pusat Lili Kurniawan - PANGANDARAN. 30 RIBU LEBIH PENDUDUK TERDAMPAK TSUNAMI DI 6 KECAMATAN

Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Lili Kurniawan

"dimulai dari Kabupaten Banyuwangi dan akan finish di Kabupaten Serang Provinsi Baten pada tanggal 16 Agustus 2019. Tujuan kami mengadakan ekspedisi Destana Tsunami adalah mempersiapkan masyarakat supaya lebih tahu bahwa daerahnya berpotensi terkena Tsunami," ujar Lili Kurniawan kepada Reporter Radio Pitaloka, Jum'at (2/8/2019).

Masih Lili, Selain menyambangi desa desa yang rawan Tsunami, tim ekspedisi juga melakukan penilaian ketangguhan bencana kepada desa-desa yang rawan terjadi bencana khususnya tsunami.

“Diharapkan setiap kabupaten mampu membentuk desa tangguh bencana yang selalu siap-siaga menghadapi bencana”. pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *