OKNUM GURU MENJADI PELAKU PENCABULAN DI BANJAR

Print More
CABUL - OKNUM GURU MENJADI PELAKU PENCABULAN DI BANJAR

Mapolres Banjar, radiopitalokafm.com — Pelaku Pencabulan HA (43) warga Banjar tanpa perlawanan saat dibekuk Jajaran Reskrim Polres Banjar dirumahnya pada hari Minggu, 20 september lalu.

Prihatin atas kasus pencabulan yang kini muncul kembali di wilayah hukum Polres banjar. Pasalnya, dari korban-korbannya tersebut kembali mengulangi perilaku menyimpang dan mengakibatkan beberapa anak sebagai korban berikutnya. Ungkap Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana pada Confrensi Press  di Mapolres Banjar, Rabu  (25/9/2019).

Yulian menjelaskan ada dua anak dibawah umur dirumahnya pada saat penangkapan pelaku, dua anak ini yang sudah beberapa bulan ini menjadi objek penyimpangan perilaku seksualnya.

” kita perlu waspadai dan antisipasi, adanya kemungkinan korban korban lain yang baru melapor, Kasus ini seperti fenomena Gunung Es, yang harus cepat ditangani”. Katanya.

Untuk itu, kita perlu menanamkan nilai moralitas serta pendidikan seks usia dini kepada anak-anak kita untuk mengantisipasi terjadinya kembali kasus seperti ini.

Yulian menambahkan menurut keterangan pelaku, aksinya tersebut dilakukan di 3 lokasi diantaranya di wilayah pataruman, di dusun Kokoplak dan di lingkungan Jadimulya kelurahan Hergasari.

“pelaku melakukan hasrat menyimpang sejak 2006, hal tersebut dikarenakan pelaku sebelumnya tepat pada 1993, menjadi korban sodomi oleh orang terdekatnya.” Jelas Yulian

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, HA dikenakan pasal 82 ayat (1), ayat 4, ayat 5, ayat 6 ayat 7 JO pasal 76 E UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang telah dirubah menjadi UU RI no 17 tahun 2016 JO no 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dengan denda sebanyak 5 milyar. (andik st).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *