BUPATI CIAMIS LANTIK 986 PEJABAT ESELON III DAN IV. LAPORKAN ADA JUAL BELI JABATAN

Print More
pelantikan - BUPATI CIAMIS LANTIK  986  PEJABAT ESELON III DAN IV. LAPORKAN ADA JUAL BELI JABATAN

Pendopo, Radiopitalokafm.com -- Dalam mutasi dan rotasi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak ada istilah jual beli jabatan, dan apabila itu terjadi dan ada, itu oknum segera laporkan untuk ditindak tegas. Hal itu diungkapkan Bupati Ciamis saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebanyaki 986 pejabat eselon III dan IV di Halaman Pendopo Ciamis, Senin (21/10/2019).

Dalam sebuah organisasi pemerintahan rotasi, promosi merupakan hal yang biasa dan lazim dilaksanakan, pihaknya telah melakukan rotasi dan mutasi jabatan secara profesional berdasarkan ketentuan dan aturan yang ada. Ujar Bupati.

Adapun tujuan dari pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini untuk mengisi kekosongan jabatan administrator, pengawas, dan kepala sekolah serta untuk memenuhi kebutuhan formasi dan pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Ciamis.

“Kami jamin disini tidak ada pungutan apapun dan tidak ada jual beli jabatan, untuk itu tunjukan kinerja yang baik untuk kemajuan Ciamis,” katanya.

Bupati menambahkan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi paling lambat satu tahun sehingga bila dalam satu tahun menunjukan kinerja yang baik maka tidak menutup kemungkinan untuk dipromosikan lagi, dan apabila selama satu tahun itu tidak menunjukan kinerja yang baik, bekerja tidak sesuai aturan dan ketentuan maka sesuai ketentuan akan didemosi atau pun didegradasi.

“Tetap kami propesional di dalam menjalankan aturan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dan tidak ada pejabat yang didemosi atau didegradasikan serta kami juga memberikan kesempatan kepada pejabat administator, pengawas, jabatan fungsional serta guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah untuk bekerja sebaik-baiknya” katanya.

Bupati 1 - BUPATI CIAMIS LANTIK  986  PEJABAT ESELON III DAN IV. LAPORKAN ADA JUAL BELI JABATAN

Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), menurutnya harus senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena kita ini pamong praja atau pelayan masyarakat untuk itu harus bisa melayani masyarakat dengan tulus, ikhlas dan sebaik-baiknya.

“Kami berharap untuk yang sudah dilantik ini bekerja dengan sungguh-sungguh, propesional, loyal dan penuh dedikasi, serta  amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya dan bertanggungjawab dalam melayani masyarakat” tegasnya.

Dari jumlah 896 orang yang meliputi, Pejabat Administrator 139 orang, Pejabat Pengawas 445 orang, Pejabat Fungsional 95 orang yang terdiri dari Auditor dua orang, Pengawas Sekolah seorang, Guru 8 orang dan Bidan 84 orang.

Sementara 180  orang meliputi Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) 42 orang, Kepala Sekolah Dasar (SD)  136 orang dan Kepala Taman Kanak-kanak (TK) 2 orang. Adapun Pejabat Fungsional yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelayanan Tingkat Daerah (UPTD) Puskesmas 37 orang.(ast).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *