PEMERINTAH KOTA BANJAR DAN TNI POLRI MENJAMIN KEBEBASAN BERIBADAH SETIAP WARGANYA

Print More
POLRES BANJAR 03 - PEMERINTAH KOTA BANJAR DAN TNI POLRI MENJAMIN KEBEBASAN BERIBADAH SETIAP WARGANYA

Pemerintah Kota Banjar, POLRI dan TNI memiliki kewajiban menjamin kebebasan beribadah setiap warga negara Indonesia dimana pun berada dan tentunya tidak akan memihak kepada siapapun dan berpedoman kepada konstitusi.

Unsur Muspika yang terdiri dari Camat, Kapolsek Pataruman serta Danramil  mengantisipasi tulisan propokasi berupa tulisan dari banner di Gereja Santo Filipus Kota Banjar, Kamis (12/12).

POLRES BANJAR 02 - PEMERINTAH KOTA BANJAR DAN TNI POLRI MENJAMIN KEBEBASAN BERIBADAH SETIAP WARGANYA

Tulisan tersebut di anggap propokatif karena berisikan pesan melarang dan menolak adanya gereja katolik yang berdiri di lokasi tersebut, tepatnya di Jalan Buntu Kecamatan Lingkungan Jadi mulya Kecamatan Pataruman Kota Banjar Jawa Barat.

Kapolsek Pataruman, Danramil 1325 Langensari dan Camat Pataruman langsung datang ke lokasi dan segera melepas spanduk bertulisan propokatif tersebut.

Hal tersebut jelas melawan hukum dan konstitusi, apabila masyarakat sekitar menolak keberadaan gereja Santo Filipus agar menempuh jalur hukum yang ada dan tidak menimbulkan reaksi sosial yang mengakibatkan luka sosial

POLRES BANJAR - PEMERINTAH KOTA BANJAR DAN TNI POLRI MENJAMIN KEBEBASAN BERIBADAH SETIAP WARGANYA

Bagi masyarakat Kota Banjar, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK berharap jangan mudah terprovokasi dengan adanya hal tersebut. " Sebelumnya saya apresiasi Camat ,Kapolsek serta Danramil yang telah bertindak cepat dan bijak dalam mencopot tulisan tersebut tentunya kita tidak berpihak kepada siapapun, kita berpihak pada konstitusi. Jangan mudah terprovokasi, karena saya tahu, masyarakat Kota Banjar itu sangat ramah dan balalageur, mari kita lakukan dengan dialog," pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *