Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto Dalam Kunjungan Kerjanya Diwilayah Priangan Timur 2 - KAPOLDA AKAN USUT TUNDAS KASUS MIRAS OPLOSAN

KAPOLDA AKAN USUT TUNDAS KASUS MIRAS OPLOSAN

CIAMIS - Kepala Polda (KAPOLDA) Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto dalam kunjungan kerjanya diwilayah priangan timur mulai dari kabupaten Pangandaran, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis serta yang akan di rencanakan Ke Kabupaten dan Kota Tasikmalaya serta Garut ini, selain Pencanangan atau Deklarasi Anti Hoak juga akan menindak terkait dengan Minuman keras Oplosan di wilayahnya. Di sela-sela kunjungannya di Polres Ciamis, Rabu (11/04/2018), terkait korban Miras Oplosan KAPOLDA mengungkapkan, jumlah korban tewas akibat menenggak miras oplosan di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Sukabumi, ini cukup banyak namun yang paling banyak di Cicalengka ada 35 orang dan di wilayah hukuk Polresta Bandung 4 orang. " kami sudah tangkap tersangkanya, ada 8 orang yang menjadi tersangka dalam miras oplosan ini, kami terus kembangkan sampai tuntas," ujar Agung

Pengembangan kasus oplosan tidak hanya di bandung dan cicalengka namun juga di Palabuan ratu, " untuk pelabuhan ratu menurut laporan kapolres, dia sendirian, yang meracik dan meminum sendiri mati sediri," tambahnya

Sementara untuk kasus oplosan yang di wilayah Kota Bandung dan di cicalengka akan melihat kandungan oplosan nya, sampel miras oplosannya sedang dalam penangan puslafur untuk dikirim ke laburatorium, nanti akan terhilat kandungannya, untuk yang di cicalengka hasil kandungan dari miras oplosan nya sudah kita dapat, dan menurut penjualnya ada campuran ginseng itu bohong, tidak ada sedikitpun unsur kandungan ginseng, yang metanol dan alkohol yang berkadar tinggi, yang membahayakan kesehatan kita. Agung mencontohkan minuman itu bila diminum akan merasa sesak napas merasa mual dan tidak bisa bernapas. Agung pun memerintahkan jajarannya untuk operasi terus menerus, dan akan mengandeng Badan POM untuk razia razia minuman keras tersebut, pasalnya kewenangan makanan dan minuman wewenang Badan POM, bila di temukan pidana pihaknya akan menindaknya.