ff530f5c 21a7 4b89 9d7c a7297b661ff6 169 - Warga Australia Serahkan 51 Ribu Senjata Ilegal

Warga Australia Serahkan 51 Ribu Senjata Ilegal

Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, mengatakan bahwa sekitar 51 ribu senjata ilegal sudah diserahkan dalam program amnesti yang jatuh tempo pada hari ini, Jumat (6/10). Sebagaimana dilansir Reuters, semua senjata ilegal yang berhasil dikumpulkan dalam program amnesti tiga bulan ini kemudian akan dihancurkan. Merujuk pada catatan aparat, jumlah tersebut sebenarnya masih seperlima dari total senjata ilegal di Australia. Lihat juga: Gedung Putih: Ini Bukan Saatnya Berdebat Pengendalian Senjata
Namun, Turnbull memastikan bahwa Australia akan terus menerapkan hukum kepemilikan senjata ketat, termasuk melarang pistol dan senapan semi-otomatis yang digunakan oleh pelaku penembakan di Las Vegas. "Pembunuh di sana (Las Vegas) memiliki koleksi senjata semi-otomatis yang sebagai orang di posisinya seharusnya tidak diperbolehkan di Australia," ujar Turnbull.

59d4c4650bda5 petugas militer prancis berjaga di stasiun stasiun di paris 663 382 - Teror Gagal Kembali Terungkap di Paris, Kali Ini Bom Bensin

Teror Gagal Kembali Terungkap di Paris, Kali Ini Bom Bensin

Benda mencurigakan yang diduga adalah sebuah bom dengan kandungan bensin jumlah besar ditemukan di bawah sebuah truk di Paris, Prancis. Media Prancis melaporkan bahwa enam botol bensin ditemukan di bawah truk perusahaan Franco-Swiss Lafarge dan terhubung ke sebuah perangkat peledak. Temuan ini digambarkan sebagai perangkat detonator kasar dan ditemukan di 19th arrondissement, arah utara Kota Paris. Peledak rakitan itu ditemukan pagi ini pada waktu setempat saat para pekerja tiba di lokasi tersebut. Ahli penjinak bom dan gegana segera bergegas ke lokasi.