KURANG AKURAT DATA PESERTA JKN-KIS, AKAN BENTUK TIM KHUSUS

Print More
jkn kis - KURANG AKURAT DATA PESERTA JKN-KIS, AKAN BENTUK TIM KHUSUS

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Pangandaran, radiopitalokafm.com – Pemerintah Kabupaten Panganadaran akan membentuk tim khusus guna mendata ulang peserta penerima bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta identitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yang tidak singkron dengan data di lapangan.

Drs. H. Kusdiana MM sekda pangandaran - KURANG AKURAT DATA PESERTA JKN-KIS, AKAN BENTUK TIM KHUSUS

Sekda Pangandaran Drs. H. Kusdiana, MM

Drs. H. Kusdiana, MM Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran mengatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS), bukanlah kartu untuk masyarakat miskin saja, tetapi seluruh peserta program JKN, berdasarkan data dari Dinas Sosial Kab. Pangandaran jumlah keluarga miskin di Kab. Pangandaran adalah 133.037 jiwa.

Sementara, Setelah dilakukan survey ke lapangan oleh dinas terkait, dari 135.988 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), peserta yang masuk Basis Data Terapdu (BDT) hanya 82.807 jiwa, dan sementara sisanya non BDT, jelasnya

“data ini tidak sinkron, maka harus dibentuk tim untuk mensinkronkan data sehingga anggaran ini bisa terserap,"ujarnya saat menghadiri Forum Komunikasi BPJS Kesehatan Tingkat Kab. Pangandaran Tahun 2019, bertempat di Ruang Rapat Sekda Pangandaran. Senin, 17 /6/2019.

Kusdiana berharap, dengan pendataan ulang peserta JKN-KIS dari anggaran PBI-APBD dapat menambah kepesertaan sebanyak 26.098 jiwa, sehingga asumsi penambahan peserta JKN-KIS secara keseluruhan adalah 295.065 atau 70,17 % dari total jumlah penduduk,

Sementara anggaran PBI-APBD diharapkan dapat menambah kepesertaan sebanyak 26.098 jiwa, sehingga asumsi penambahan peserta JKN-KIS secara keseluruhan adalah 295.065 atau 70,17 % dari total jumlah penduduk,"pungkasnya

Dalam Kegiatan tersebut turut hadir  Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Tatang Mulyana SH., MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Ade Supriatna, Kadis Kesehatan Drg. Yani Achmad Marzuki, MM.Kes, Kadis Sosial Dani Hamdani S.Sos., MM, Kepala Bappeda H. M. Agus Satriadi, S.Pt., MP. Kepala BPJS Kesehatan KC Banjar, Jayadi, SKM, AAK,

Sementara menurut Kepala BPJS KC Banjar Jayadi,  berdasarkan data aplikasi BI s.d 1 Juni 2019, dari 420.512 penduduk Kabupaten Pangandaran, sebanyak 268.967 jiwa (64%) sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-KIS.

“dari 268.967 jiwa Peserta JKN – KIS , diantaranya Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)-APBN sejumlah 135.988 jiwa (50,56 %) dan yang PBI-APBD sejumlah 64.728 jiwa (24,07%).” Katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *