WUJUDKAN PETANI MILENIAL. HARI KRIDA PERTANIAN KE 47 PROVINSI JABAR DI KOTA TASIKMALAYA

Print More
UU - WUJUDKAN PETANI MILENIAL. HARI KRIDA PERTANIAN KE 47 PROVINSI JABAR DI KOTA TASIKMALAYA

WAKIL GUBERNUR UU RUZHANUL ULUM, MEMBUKA HKP KE 47 JAWA BARAT

Kota Tasikmalaya, Radiopitalokafm.com -- Propinsi Jawa Barat terus giat menciptakan generasi petani atau petani milenial, pasalnya usaha di bidang pertanian kurang diminati sebagai mata pencaharian oleh para generasi muda,  hal ini di sampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat membuka acra Hari Krida Pertanian (HKP) ke 47 tingkat Provinsi Jawa Barat di komplek Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Selasa ( 16/07/2019).

"Selama ini para petani mayoritas para orang tua. Padahal penghasilan dari usaha pertanian tidak kalah dengan usaha lainnya. Untuk itu kami akan terus mewujudkan para petani milenial. Nah, ini akan terus disosialisasikan ke generasi milenial," kata Uu

Pelaksanaan HKP ke 47 Provinsi Jawa Barat, di Kota Tasikmalaya ini dihadiri seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Menurut Uu, berbagai program pertanian dan hasil budidaya unggulan dipamerkan untuk memikat para generasi milenial. Langkah ini ingin menunjukkan bahwa berusaha di bidang pertanian juga bisa sukses dan tak kalah dengan bidang usaha lainnya.

"Apalagi hasil pertanian sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pasarnya pun tak akan redup, bahkan lebih meningkat permintaannya, karena diperlukan keseharian," tambah Uu.

YANA D PUTRA - WUJUDKAN PETANI MILENIAL. HARI KRIDA PERTANIAN KE 47 PROVINSI JABAR DI KOTA TASIKMALAYA

Sementara Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra saat menghadiri pembukaan Hari Krida Pertanian ( HKP ) dilapang Dadaha Kota Tasikmalaya,  mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang yang dapat membudayakan kembali pertanian di jawa barat khususnya Ciamis yang sebagai salah satu Lumbung Padi di Jawa Barat, apalagi dengan tema yang di usung “Wujudkan Petani Milenial, Jabar Juara, Lahir Batin”. Pemerintah harus hadir ditengah tengah petani untuk menelorkan program agar petani dapat produktif dan berkembang, dan pemerintah harus hadir untuk masalah pertanian ini harus di urus dari hulu hingga hilir.

“kapasitas produksi padi kita saat ini baru 6,7 ton perhektar, dan kedepan kita berharap dapat 8 ton perhektar, agar dapat menutupi kekurangan kebutuhan Jawa Barat”. Jelas Yana

Masih Yana, adanya masyarakat tatar Galuh Ciamis yang mendapatkan penghargaan di HKP ke 47 ini, Yana bagi atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis mengucapkan selamat kepada para petani yang hari ini mendapat penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat,

“Terus berkiprah dengan pertanian, pasalnya usaha di bidang pertanian juga bisa sukses dan tak kalah dengan bidang usaha lainnya”. Kata Yana.

dr hilmy - WUJUDKAN PETANI MILENIAL. HARI KRIDA PERTANIAN KE 47 PROVINSI JABAR DI KOTA TASIKMALAYA

Wakil Bupati Garut dr. H. Helmi Budiman, kepada reporter Radio Pitaloka usai menghadiri pembukaan HKP ke 47 dikota Tasikmalaya, mengatakan Hari Krida Pertanian yang bertemakan petani milenial, hari ini memang tak bisa di pungkiri bahwa hari ini teknologi  sudah mulai masuk kesemua Bidang termasuk dibidang pertanian, dari produksi hingga pasar.

“Semua petani sekarang sudah punya hanphone, dengan HP bisa belajar bagaimana aspek produksi, kapan akan tanam, bagaimana pola taman hingga sampai pemasaran nya sekarang sudah mengunakan teknologi Gadget”. Kata Hilmi

Terkait 10 persen pertahun lahan pertanian di Jawa Barat berlaih pungsi, Hilmy menjelaskan untuk di Kabupaten Garut sendiri sudah adanya perda pertanian berkelanjutan, ini yang harus di pertahankan, Bagaimana kita pertahankan tanah tanah pertanian tersebut yang sudah di data, dan memang ada tanah tanah pertanian yang memenag tak bisa di hidari menjadi pemukiman, yang terletak di perkotaan, tidak lain bagaimana kita tingkat kan ( IP ) indek pertanaman, yang tadinya panen 1 kali menjadi panen 2 atau 3 kali, bagaimana kita intensifikasi pertanian.

“ada 42 ribu hektar lahan pertanian yang di pertahankan, dengan 42 ribu hektar ini kita pertahankan dan kita tingkatkan Indek Pertanaman (IP)nya, insya Allah Masyarakat Kabupaten Garut Tercukupi, pasalnya sekarang ini kita surplus hampir 50 persen dari produksi padi kita”. Jelas Hilmy. ( andik st ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *